
Kalau kamu suka baca berita tentang orang-orang kaya yang dermawan, nama Jusuf Hamka pasti nggak asing di telinga. Di balik kesuksesannya sebagai pengusaha jalan tol, pria yang satu ini punya kisah hidup yang penuh lika-liku. Nggak semua orang tau kalau dulunya beliau sempat hidup susah, bahkan pernah jadi anak jalanan! Tapi berkat ketekunan, keberanian, dan tentunya keberkahan dari kebaikannya, sekarang beliau jadi salah satu tokoh penting di dunia bisnis Indonesia.
Nah, buat kamu yang penasaran gimana Kisah hidup Jusuf Hamka, yuk simak cerita lengkapnya di artikel ini. Dijamin inspiratif banget!
Awal Kehidupan Jusuf Hamka: Dari Anak Jalanan Sampai Jadi Pengusaha Hebat
Jusuf Hamka lahir di Jakarta, pada 5 Desember 1957, dengan nama asli Siauw Giok Kwie. Yup, beliau terlahir sebagai seorang Tionghoa. Tapi siapa sangka, meskipun sekarang hidupnya berkecukupan, masa kecilnya jauh dari kata enak.
Waktu kecil, keluarga Jusuf Hamka hidup serba pas-pasan. Bahkan, beliau sempat mengalami masa-masa jadi anak jalanan di wilayah Senen, Jakarta Pusat. Jusuf muda sering bantu-bantu ayahnya jualan di emperan toko. Hidup di jalanan membuatnya terbiasa menghadapi kerasnya kehidupan. Nggak jarang beliau harus makan seadanya, bahkan pernah makan nasi aking (beras sisa yang dikeringkan) buat bertahan hidup.
Meski hidupnya berat, Jusuf kecil nggak pernah putus asa. Justru dari pengalaman pahit itu, beliau jadi pribadi yang kuat, tangguh, dan nggak gampang menyerah.
Pindah Keyakinan: Dari Tionghoa ke Islam
Salah satu cerita menarik dari Jusuf Hamka adalah perjalanan spiritualnya. Lahir sebagai seorang Tionghoa dengan kepercayaan Konghucu, perjalanan hidupnya justru membawanya ke Islam.
Proses ini nggak instan. Jusuf Hamka mengaku mulai tertarik sama Islam waktu masih muda. Awalnya, beliau banyak diskusi tentang agama sama tokoh-tokoh besar, salah satunya Buya Hamka, ulama besar Indonesia. Dari Buya Hamka, beliau belajar banyak tentang nilai-nilai Islam. Akhirnya, Jusuf memutuskan masuk Islam dan mengubah namanya menjadi Jusuf Hamka, yang terinspirasi dari nama gurunya itu.
Banyak orang bilang, perpindahan agama ini jadi titik balik kehidupannya. Sejak itu, rezekinya mulai mengalir deras, dan hidupnya semakin berkah. Bahkan beliau percaya banget bahwa keputusannya memeluk Islam membawa banyak keberuntungan buat hidupnya.
Awal Mula Terjun ke Dunia Bisnis
Karier bisnis Jusuf Hamka dimulai dari bawah banget. Nggak langsung jadi pengusaha jalan tol lho! Dulu, beliau sempat kerja serabutan. Salah satunya, beliau pernah jualan kue lapis! Tapi, berkat kegigihannya, kesempatan besar akhirnya datang.
Di awal 1980-an, Jusuf Hamka berkenalan sama Ciputra, seorang konglomerat properti ternama Indonesia. Dari situ, Jusuf mulai masuk ke proyek-proyek besar. Salah satu proyek pertamanya adalah membangun Jembatan Semanggi di Jakarta, yang waktu itu jadi proyek infrastruktur bergengsi.
Sejak saat itu, karier bisnisnya makin melejit. Beliau nggak cuma belajar soal teknik dan manajemen proyek, tapi juga soal gimana cara ngejalanin bisnis yang sukses.
Jadi Raja Jalan Tol Indonesia
Kamu pasti pernah lewat jalan tol yang dikelola CMNP (Citra Marga Nusaphala Persada), kan? Nah, CMNP adalah perusahaan milik Jusuf Hamka. Lewat perusahaan ini, beliau membangun dan mengelola berbagai jalan tol di Indonesia.
Beberapa proyek besar CMNP antara lain:
- Tol Ir. Wiyoto Wiyono di Jakarta, salah satu tol layang pertama di Indonesia.
- Tol Depok – Antasari (Desari)
- Tol Waru – Juanda
- Dan masih banyak lagi proyek jalan tol lainnya.
Di bawah tangan dingin Jusuf Hamka, CMNP berkembang pesat. Nggak heran kalau beliau dijuluki Raja Jalan Tol Indonesia. Tapi, meskipun bisnisnya jalan mulus, beliau nggak pernah sombong. Malah, makin sukses, makin rendah hati.
Dermawan Tanpa Batas: Sedekah Rp 5000 Tapi Bawa Berkah
Salah satu yang bikin orang salut sama Jusuf Hamka adalah jiwa dermawannya. Beliau dikenal sebagai orang yang gampang banget sedekah. Bahkan, beliau sering cerita bahwa kunci sukses bisnisnya adalah sedekah Rp 5000 setiap hari.
Kelihatannya sepele ya? Tapi bagi Jusuf, sedekah sekecil apapun itu bisa membawa keberkahan luar biasa. Bahkan, beliau sering bilang, sedekah yang paling ikhlas justru yang tanpa pamer dan rutin dilakukan, meskipun nominalnya kecil.
Nggak cuma itu, Jusuf Hamka juga sering bantu orang susah secara langsung. Misalnya, beliau pernah bayar utang orang yang nggak mampu, kasih beasiswa, sampai bikin warung nasi kuning gratis buat orang-orang yang lapar tapi nggak punya uang buat makan.
Warung gratis miliknya bahkan sempat viral di media sosial. Nasi kuning yang dibagikan gratis ini diperuntukkan buat siapa aja yang membutuhkan. Yang lebih keren lagi, Jusuf sendiri kadang turun langsung buat melayani dan ngobrol sama orang-orang di sana.
Filosofi Hidup Jusuf Hamka: Sukses Nggak Boleh Lupa Sedekah
Jusuf Hamka percaya banget bahwa rezeki itu titipan Tuhan. Makanya, beliau nggak pernah segan buat berbagi. Buat beliau, semakin banyak berbagi, semakin banyak pula rezeki yang datang.
Selain itu, beliau juga terkenal sebagai bos yang dekat dengan karyawan. Di perusahaannya, beliau sering ngobrol santai, bercanda, bahkan makan bareng karyawan. Gaya kepemimpinannya yang egaliter bikin banyak orang nyaman kerja bareng beliau.
Kisah Inspiratif: Pernah Ditipu, Tetap Ikhlas dan Tegar
Walaupun sukses, Jusuf Hamka juga pernah ngalamin masa-masa pahit di dunia bisnis. Beliau pernah ditipu hingga triliunan rupiah dalam sebuah proyek jalan tol. Bukannya dendam, Jusuf justru memilih untuk memaafkan orang yang udah menipunya.
Buat beliau, ikhlas adalah kunci hidup tenang. Walaupun kehilangan uang banyak banget, Jusuf tetap percaya bahwa rezeki bakal balik dari arah yang nggak disangka-sangka. Dan ternyata benar! Bisnisnya tetap berjalan lancar, bahkan makin berkembang setelah kejadian itu.
Kehidupan Pribadi Jusuf Hamka: Sederhana Tapi Penuh Makna
Walaupun sukses dan tajir melintir, gaya hidup Jusuf Hamka tetap sederhana. Beliau nggak doyan pamer harta. Bahkan, mobil yang dipakai buat sehari-hari pun bukan mobil mewah. Di waktu senggang, beliau suka naik sepeda keliling komplek, nongkrong bareng orang kecil, bahkan bagi-bagi makanan di jalan.
Selain itu, beliau juga aktif di kegiatan keagamaan. Jusuf sering bantu pembangunan masjid, pesantren, sampai mendanai pendidikan anak-anak yatim. Semua itu beliau lakuin tanpa pamrih. Nggak heran kalau beliau jadi panutan banyak orang, baik di dunia bisnis maupun di kehidupan sosial.
Quotes Jusuf Hamka yang Bikin Meleleh
Ada beberapa kutipan dari Jusuf Hamka yang sering jadi inspirasi banyak orang:
- “Sedekah itu nggak usah nunggu kaya, justru dengan sedekah kamu bisa jadi kaya.”
- “Jangan pernah takut berbagi, karena kita nggak pernah tau dari mana rezeki akan datang.”
- “Bahagia itu sederhana, cukup melihat orang lain tersenyum karena kita.”
Dari Jalanan ke Puncak Sukses, Tapi Tetap Rendah Hati
Kisah hidup Jusuf Hamka ngajarin kita banyak hal. Dari anak jalanan yang makan nasi aking, jadi raja jalan tol yang dermawan dan dihormati banyak orang. Kesuksesannya nggak bikin beliau lupa diri. Justru, makin tinggi posisi, makin rendah hati beliau dalam menjalani hidup.
Jusuf Hamka juga ngajarin bahwa sedekah dan ikhlas adalah kunci rezeki yang berkah. Nggak perlu nunggu kaya buat berbagi. Mulai aja dari yang kecil, karena siapa tau dari situ rezeki besar datang.
Kalau kamu lagi ngerasa hidup berat atau bingung mau ngapain, coba deh ambil inspirasi dari kisah beliau. Siapa tau, kamu bisa jadi sukses kayak beliau. Yang penting, jangan lupa berusaha, berdoa, dan berbagi!