
Kalau lo ngomongin inovator gila yang punya ambisi luar biasa, nama Elon Musk pasti langsung kepikiran. Cowok ini bener-bener kayak Tony Stark dari Marvel, cuma bedanya dia nyata! Dari bikin mobil listrik Tesla, ngeluncurin roket SpaceX, sampai ngegagas internet satelit Starlink, semua proyeknya tuh visioner banget.
Tapi, lo tau nggak kalau dulu dia sering di-bully, pernah hampir bangkrut, dan bahkan dikeluarin dari perusahaan yang dia dirikan sendiri? Yap, hidup Elon itu penuh drama dan perjuangan, bro! Yuk, kita bahas lengkap Kisah Hidup Elon Musk!
Masa Kecil Elon Musk: Bocah Jenius yang Suka Di-Bully

Elon Reeve Musk lahir pada 28 Juni 1971 di Pretoria, Afrika Selatan. Bokapnya, Errol Musk, adalah insinyur dan ibunya, Maye Musk, seorang model dan ahli gizi. Dari kecil, Elon udah keliatan beda. Dia lebih suka baca buku dan ngoding ketimbang main di luar.
Waktu umur 9 tahun, dia udah jago baca ensiklopedia dan mulai tertarik sama teknologi. Bahkan di umur 12 tahun, dia bikin game komputer pertamanya, namanya Blastar, dan berhasil dijual seharga $500.
Tapi, hidupnya nggak mulus. Elon sering di-bully parah di sekolah. Pernah sekali, dia digebukin sampe nggak bisa berdiri dan harus dirawat di rumah sakit. Tapi, dia nggak pernah nyerah dan malah makin fokus ke teknologi dan sains.
Meninggalkan Afrika Selatan dan Belajar di Amerika
Elon sadar kalau masa depannya bukan di Afrika Selatan, apalagi dia ogah ikut wajib militer. Akhirnya, di umur 17 tahun, dia pindah ke Kanada buat cari kesempatan lebih baik.
Setelah sempat kuliah di Queen’s University, dia pindah ke University of Pennsylvania, AS. Di sana, dia ngambil dua gelar sekaligus: fisika dan ekonomi.
Gokilnya, Elon nggak cuma kuliah doang. Dia juga nyari duit dengan nyewain rumah yang dia jadiin semacam tempat pesta buat mahasiswa. Dari sini, keliatan banget kalau dia udah punya otak bisnis sejak muda!
Membangun Bisnis: Dari Zip2 Sampai PayPal
Setelah lulus, Elon lanjut kuliah di Stanford, tapi cuma dua hari! Kenapa? Karena dia sadar kalau dunia internet lebih menjanjikan daripada teori di kampus. Jadi, dia drop out dan mulai bisnis pertamanya, Zip2, bareng adiknya.
Zip2 adalah platform direktori bisnis online. Tahun 1999, perusahaan ini dibeli Compaq seharga $307 juta, dan Elon dapet $22 juta dari penjualan itu.
Nggak puas, dia lanjut bikin X.com, layanan pembayaran online yang akhirnya berkembang jadi PayPal. Tahun 2002, PayPal dibeli eBay seharga $1,5 miliar, dan Elon dapet $165 juta.
Duit segitu bisa bikin dia pensiun muda, kan? Tapi nggak, bro! Elon justru ngegas lebih kenceng!
SpaceX: Mimpi Gila Bikin Roket Murah dan Bawa Manusia ke Mars!
Elon selalu kepikiran soal masa depan umat manusia. Dia percaya kalau manusia harus jadi spesies multi-planet, alias hidup di planet lain.
Tahun 2002, dia nekat bikin perusahaan luar angkasa SpaceX. Masalahnya, bikin roket itu mahal gila! Jadi, dia cari cara buat bikin roket lebih murah dan bisa dipakai ulang.
Tapi perjalanan SpaceX nggak mulus. Tiga kali percobaan pertama gagal! Roketnya meledak terus, duit hampir habis, dan orang mulai nyinyir kalau SpaceX cuma proyek gagal.
Tapi di percobaan keempat tahun 2008, akhirnya roket Falcon 1 berhasil terbang ke orbit! Ini bikin NASA mulai percaya sama SpaceX dan kasih kontrak miliaran dolar buat proyek luar angkasa.
Sekarang, SpaceX sukses bikin roket Falcon 9, Falcon Heavy, dan bahkan roket super besar Starship yang bakal dipake buat ke Mars!
Tesla: Misi Gila Mengubah Dunia dengan Mobil Listrik
Selain luar angkasa, Elon juga tertarik sama energi terbarukan. Tahun 2004, dia investasi besar di perusahaan mobil listrik kecil bernama Tesla.
Awalnya, Tesla diremehin. Banyak orang mikir mobil listrik itu lemot dan jelek. Tapi Elon ngerombak semuanya dan bikin Tesla Roadster, mobil listrik keren yang bisa ngebut!
Tahun 2012, mereka ngeluarin Tesla Model S, yang langsung ngehancurin semua anggapan negatif tentang mobil listrik.
Sekarang, Tesla udah jadi pemimpin industri mobil listrik dunia, dan nilai perusahaannya sempet tembus triliunan dolar!
Proyek Lainnya: Neuralink, The Boring Company, dan Starlink
Elon nggak pernah puas. Selain SpaceX dan Tesla, dia juga bikin proyek gila lain:
-
Neuralink → Teknologi buat ngonekin otak manusia ke komputer!
-
The Boring Company → Perusahaan yang bikin terowongan canggih buat ngurangin macet.
-
Starlink → Internet satelit yang bisa kasih koneksi ke daerah-daerah terpencil di seluruh dunia.
Cowok ini bener-bener kayak punya otak ekstra!
Kehidupan Pribadi: Dari Amber Heard sampai Twitter
Di luar kerjaan, kehidupan pribadi Elon juga penuh drama. Dia pernah nikah dua kali sama Talulah Riley, dan sempet pacaran sama Amber Heard (mantannya Johnny Depp).
Dia juga punya anak dari Grimes, penyanyi nyentrik, dan mereka kasih nama anaknya X Æ A-12 Musk. Nama yang bikin orang se-planet ini bingung!
Tahun 2022, Elon juga beli Twitter seharga $44 miliar. Setelah itu, dia ngubah namanya jadi X dan bikin banyak perubahan yang kontroversial.
Elon Musk, Si Gila yang Mengubah Dunia
Dari bocah jenius yang sering di-bully, Kisah Hidup Elon Musk sukses jadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di dunia. Dengan proyek-proyek gilanya, dia nggak cuma cari duit, tapi juga pengen mengubah peradaban manusia!
Mau ke Mars? Bisa. Mau mobil listrik? Ada. Mau internet satelit? Tinggal nyalain Starlink.
Haters mungkin bilang dia gila, tapi nggak bisa dipungkiri kalau dunia jadi lebih maju gara-gara dia. Dan siapa tahu, beberapa dekade lagi, nama Musk bakal tertulis di sejarah sebagai orang pertama yang bawa manusia ke Mars!